Pertemuan 8 ODBC and JDBC

Pertemuan 8 ODBC and JDBC

Basis Data atau biasa yang sering disebut dengan Database yaitu kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil query basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Dalam ilmu database, terdapat 2 penghubung atau connector yang biasa digunakan dalam membuat aplikasi yang membutuhkan sebuah database, yaitu ODBC dan JDBC.

ODBC

ODBC atau singkatan dari Open Database Connectivity adalah sebuah standar terbuka untuk konektivitas antar mesin basis data. Standar ini menyediakan API yang dapat digunakan untuk menjalankan dan mengoneksikan sebuah aplikasi dengan sebuah sistem manajemen basis data.

Para desainer ODBC membuatnya dengan tujuan agar ODBC terbebas dari penggunaan bahasa pemrograman tertentu dan sistem manajemen basis data tertentu. ODBC biasanya sudah terdapat dalam sistem operasi Windows.

Komponen utama dalam ODBC, yaitu :

  • ODBC API
    Sekumpulan panggilan fungsi, kode-kode kesalahan atau error dan sintaksis SQL yang mendefinisikan bagaimana data dalam sebuah DBMS diakses.
  • Driver basis data ODBC
    Driver (yang berupa dynamic link library) yang mampu memproses panggilan fungsi ODBC untuk sebuah DBMS tertentu.
  • ODBC Driver Manager
    Bertugas untuk memuat driver basis data ODBC yang dibutuhkan oleh aplikasi.

Hal – hal yang berkaitan dengan koneksi database dalam ODBC, yaitu :

  • Database Driver
    Berfungsi untuk membuat koneksi ke database yang sesuai dengan database tersebut
    Dalam sebuah ODBC data, berisi lebih dari 1 database driver.
  • Data Source Name ( DSN )
    Nama atau alias dari database yang digunakan oleh program, yang koneksinya melalui ODBC.

Dalam arsitektur ODBC, terdapat 4 komponen dasar, yaitu :

  • Aplikasi
    Melakukan pengolahan dan panggilan fungsi ODBC untuk mengirimkan pernyataan SQL dan mengambil hasil
  • Driver Manager
    • Memetakan nama sumber data untuk driver khusus dynamic-link library ( DLL )
    • Proses beberapa panggilan inisialisasi ODBC
    • Memberikan titik masuk ke fungsi ODBC untuk setiap driver.
    • Memberikan validasi parameter dan evaluasi urutan untuk panggilan ODBC
  • Driver
    Melakukan tugas-tugas dalam menanggapi ODBC panggilan fungsi dari aplikasi, yaitu

    • Membentuk koneksi ke sumber data
    • Menyerahkan permintaan untuk sumber data
    • Pengembalian hasil ke aplikasi
    • Menyatakan dan memanipulasi kursor jika perlu
  • Data Source
    •  Terdiri dari data pengguna yang ingin mengakses dan sistem yang terkait operasi, DBMS, dan platform jaringan ( jika ada ) yang digunakan untuk mengakses DBMS.
    • Contoh spesifik dari kombinasi produk DBMS dan sistem operasi jarak jauh dan jaringan yang diperlukan untuk mengaksesnya.

Untuk mencari dimana sih letak ODBC pada windows, nih ada langkah-langkahnya di bawah ini :

  1. Buka Control Panel
  2. Pilih Administrative Tools
    Administrative Tools
  3. Pilih ODBC 64-bit
    Pilih ODBC
  4. Tampilan ODBC 64-bitTampilan ODBC Windows 10

 

JDBC

 

JDBC atau singkatan dari Java Database Connectivity merupakan sebuah application programming interface (API) yang diperuntukkan khusus untuk bahasa pemrograman Java, dimana berfungsi sebagai penghubung (connector) yang menjelaskan proses client dapat terhubung ke database.

Kegunaan JDBC antara lain sebagai berikut :

  1. Membantu programmer untuk koneksi dengan data source
  2. Membantu mengirimkan query dan update statements ke database
  3. Menerima serta memroses hasil yang didapatkan dari database sesuai dengan query yang diberikan
  4. Dapat digunakan untuk membangun koneksi ke data source, mengirim statement ke data source, memroses hasil statement tersebut.

Komponen yang terdapat dalam JDBC, yaitu :

  1. JDBC API
    Menyediakan tempat untuk mengakses database relasional dari program yang menggunakan bahasa java. User juga dapat melakukan query untuk perubahan data dalam database. Package utama yang tersedia yaitu java.sql dan javax.sql.
  2. JDBC Driver Manager
    Komponen kelas utama yang mendefinisikan objek yang menghubungkan aplikasi berbasis Java ke JDBC Driver. Juga berfungsi untuk mengatur beberapa tipe JDBC database driver yang berbeda.
  3. JDBC Test Suite
    Memastikan JDBC Driver dapat menjalankan program user. Fungsi utamanya yaitu menjadi bahan percobaan atau testing sebuah aplikasi yang menggunakan JDBC.
  4. JDBC-ODBC Bridge
    Berfungsi untuk melakukan translasi dari JDBC method calls ke ODBC function calls. Diimplementasikan dalam package.sun.jdbc.odbc.

Skema JDBC

Skema JDBC

Dapat diketahui bahwa, Kita dapat menggunakan berbagai macam database, seperti Oracle, SQL Server, maupun ODBC Data Source.

10 Arsitektur dalam JDBC, antara lain :

  1. Database Connections
  2. SQL Statements
  3. Result Set
  4. Database metadata
  5. Prepared Statement
  6. Binary Large Objects ( BLOBs )
  7. Character Large Objects ( CLOBs )
  8. Callable Statements
  9. Database Driver
  10. Driver Manager

Langkah-langkah untuk melakukan koneksi Java dan MySQL :

  1. Mengimport package java.sql
    Contoh mengimpor package java.sql :import java.sql.Connection;

    import java.sql.DriverManager;

    import java.sql.SQLException;

    import java.sql.Statement;

    Atau cukup dengan :

    import java.sql.*;

  2. Mendefinisikan URL untuk koneksi database
    Contoh : String url = “jdbc:mysql://localhost:3306//dbmahasiswa;
  3. Memanggil Driver JDBC
    Berikut merupakan tabel daftar nama driver :
    Tabel Driver
  4. Melakukan koneksi ke Database
    Contoh :try{

    String url = “jdbc:mysql://localhost:3306/db_mahasiswa”;

    String user = “root”;

    String password = “”;

    Connection conn =

    DriverManager.getConnection(url,user,password);

    System.out.println(“Proses koneksi berhasil”);

    } catch(SQLException sqle){

    System.out.println(“Proses koneksi gagal”);

    }

  5. Membuat objek Statement
    Objek statement dibuat dari objek Connection. Objek ini diperlukan untuk menjalankan perintah SQL dari program java ke database server dan juga menampilkan hasil dengan ResultSet.
    Contoh :
    Statement stmt = Connection.createStatement;atau

    Statement stmt;

    stmt = Con.createStatement;

  6. Melakukan Query atau Update
    Sintaks SQL terdapat dua macam, yaitu  :
    Query : Perintah SQL berupa select
    Update : Perintah SQL berupa insert, update dan delete

    Untuk mengirim query dan mengeksekusi, gunakan method executeQuery untuk menggunakan Statement berupa select dan method executeUpdate untuk statement Insert, Update dan Delete yang mengembalikan objek berupa ResultSet.

    Contoh :

    String qry = “select * from mahasiswa”;
    ResultSet rslt = Statement.executeQuery(qry);

    atau

    String insert = “insert into mahasiswa values (‘”+nim+”‘,'”+nama+”‘,'”+alamat+”‘)”;
    Statement stmt;
    ……..
    stmt = con.createStatement;
    stmt.executeUpdate(insert);

  7. Memproses Hasil
    Hasil yang akan diproses akan mengembalikan objek berupa ResultSet oleh method executeQuery atau executeUpdate dari objek Statement.
    Sintaksnya yaitu sebagai berikut :
    while(rslt.next()){

    Out.println(rslt.getString(1)+” “+rslt.getString(2);

    }

    Penjelasan singkat :
    rslt.next() digunakan untuk menuju ke data atau row berikutnya hingga akhir data.
    Method getString yang diikuti nomor field atau kolom untuk memproses data sebagai String yang ditampilkan oleh method out.println.

  8. Menutup Koneksi
    Menutup objek statement terlebih dahulu, baru menutup koneksi database.
    Contoh :
    Statement.close();
    Connection.close();
  9. Menambah penanganan Error ( Error Handling )
    Penggunaan penanganan kesalahan dalam program sangat penting, karena jika proses salah ada instruksi yang dikerjakan atau kita isi dengan pesan kesalahan. Misalnya saja penanganan kesalahan jika driver jdbc tidak ditemukan.

    Contoh :
    try {

               Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”);

          } catch(java.lang.ClassNotFoundException e) {

             System.err.print(“ClassNotFoundException: “);

             System.err.println(e.getMessage());

          }

Berikut contoh rangkuman sederhana untuk langkah-langkah koneksi JDBC pada netbeans IDE :

 

Sintaks Java untuk koneksi database

Sekian materi dari saya, semoga bermanfaat bagi kita semua. 😀

Referensi yang mendukung :

Slide Presentasi Materi Database JDBC & ODBC

https://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data

https://id.wikipedia.org/wiki/Open_Database_Connectivity

https://en.wikipedia.org/wiki/Java_Database_Connectivity

 

,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *